Mala lebih memilih untuk pergi dari tempat itu. Dia tak ingin lagi mendengar ucapan kasar dari mereka, yang ada nantinya akan menimbulkan pertengkaran yang bisa membuat Bian malu. Bian sedang berbicara asik, dengan para pria dan tak mungkin dia masuk ke dalam gerombolan itu untuk mengikuti Bian, takutnya akan menganggu pria itu. Mala lebih memilih untuk menunggu saja, di tempat yang sepi dan membuatnya tenang. Wanita itu berada di pojokan, mendengarkan iringan lagu dan menunggu acara peresmian di mulai. Sepertinya, hampir semua tamu sudah datang ke tempat ini dan beberapa menit kemudian, acara dimulai. Mala langsung membangunkan tubuhnya,dia harus mencari keberadaan Bian karena seharusnya saat ini dia berada di samping pria itu. Suasana pesta yang ramai, membuatnya kesusahan. Apalagi,

