Pesta itu diadakan dengan sangat meriah sekali. Mala datang dengan gaun birunya. Penampilannya begitu cantik, rambut yang dibiarkan terturai dan polesan make up yang memenuhi bagian wajahnya dengan natural. Dua berjalan' dengan elegannya, mengikuti langkah Bian yang memasuki pesta tersebut. Mala menarik napasnya dengan panjang. Dia begitu gugup saat ini, apalagi melihat begitu banyak orang yang ada di tempat ini. Hampir semuanya saling berpasang-pasangan,. Mala merasa insecure. Dia sendiri di sini, tubuhnya mungkin tak sebagus mereka apalagi wajahnya yang tak secantik mereka. Dia bertambah resah saat semua orang memfokuskan pandangan ke arahnya, kepala nya menunduk dan dia lebih memilih untuk menenangkan dirinya dulu. Bian menatap ke arah Mala dan dia cukup merasa kesal saat melihat Ma

