Atha seperti orang kesetanan yang melajukan mobilnya dengan kencang, tak peduli u*****n dari pengendara lain yang meneriakinya karena kebut-kebutan di jalan. "Hallo tha, gue udah lacak keberadaan lea titiknya nunjukin lokasi di sekolahan lo" "Sampai sekarang?" tanya atha pada orang suruhannya tadi. "Iya, walaupun gue sedikit ragu karena hp lea mati. Tapi kemungkinan besar iya, soalnya gue coba lacak pake radar hpnya, dan hasilnya nunjukin lea masih di sekitar sekolah" "Oke makasih bang, bayarannya gue transfer nanti" ucap atha langsung menutup teleponnya sepihak. Beberapa pengawal papanya juga atha suruh ikut membantu. "Kamu dimana sayang?" gumamnya penuh kekhawatiran. Begitu sampai di sekolah sudah ada andre, rea, rigel dan sukma yang sudah ia minta untuk datang ke sekolah membantun

