"Ini, minumlah obatnya." Kai memberikan dua butir obat yang diresepkan oleh Kenneth tadi. "Terima kasih!" Alesya mengambil obat itu dari tangan Kai dengan kasar dan langsung meminumnya. Kai meninggalkan Alesya setelahnya, menyuruhnya untuk tidur agar tubuhnya cepat pulih. Setelah melihat Kai menutup rapat pintu kamarnya. Alesya meraih laci mejanya dan mengambil botol yang ada di dalam sana. Mengeluarkan beberapa butir kecil dan meminumnya tanpa sepengetahuan Kai. Benda itu adalah obat yang dia konsumsi selama ini. Dia membelinya diam-diam tanpa sepengetahuan orang tua dan dokter yang merawatnya. Itu adalah obat anti depresi, obat tidur dan obat penenang. Untuk membuat gejala trauma dan segala bentuk yang berkaitan dengan semua hal itu berkurang. Menahan dan mengurangi rasa sakit yang d

