Suare sirine berbunyi kencang dan seolah beradu pacu tanpa henti, kecepatan mobil tersebut juga tidak main-main, karena sebuah nyawa bergantung pada mereka. Sepersekian detik kemudian, mobil ambulance pun tiba disebuah rumah sakit. Mereka bergegas menurunkan korban tabrak lari itu dengan hati-hati. "Sayang! Bertahanlah, aku mohon, Alesya!" suara Kai terdengar begitu menyedihkan. Meratapi wanitanya yang terbaring tanpa membuka matanya. Kai berlari mengikuti dorongan dari para petugas medis yang sedang membawa Alesya. Darah bersimbah keluar dari tubuh Alesya. Kondisinya sangat mengenaskan. "Kai!!" suara orang memanggil Kai dan menghampirinya tergesa-gesa. "Alesya, putri kami.., ba--bagaimana keadaannya?!" Ternyata pemilik suara tersebut adalah Jeffry. Ayah dari Alesya. Jeffry dan Mira l

