Alesya seharusnya berbohong saat ini, tetapi mengingat bagaimana karakter Kai, dia tidak berani melakukannya dan memilih mengatakan yang sejujurnya agar masalah dapat cepat berlalu. "D--dua, dua kali," ucapnya lemah. "Tampar dia sebanyak yang dia lakukan padamu, Sayang. Jika kamu tidak melakukannya, maka aku yang akan menggantikanmu!" Saat Kai mengatakan itu, semua orang terkejut dan mulai terperangah. Kai bisa menjadi sekejam itu hanya karena seorang wanita. Sosok Kai yang seperti ini benar-benar sangat baru. Mereka baru pertama kali melihat sosok Kai begitu murka dan tiada ampun. "Kai, sudah, aku tidak apa-apa, tolong jangan diteruskan, em?" pinta Alesya. Mencoba membujuk Kai. Namun, harapannya sia-sia saat Kai mulai mengangkat tangannya dan hendak menampar wajah Melissa. "Akan aku

