Bab 30

1086 Kata

"Berhenti tersenyum, Emmet. Lu benar-benar menjijikkan sekarang!" ucap Eilaria merasa mual menatap Emmet. "Tuh, disana!" tunjuknya kearah Alesya berada. "Gua cabut dulu." "Jangan terlalu kasar! Bermainlah yang halus!" seru Eilaria merasa senang. Dia puas memikirkan bagaimana Alesya akan hancur dan ditinggalkan oleh Kai. "Pakailah ruangan nomor dua." "Thank's!" seringai Emmet. Pria itu bergegas menghampiri Alesya yang berada didalam toilet. Dia menunggu hingga Alesya keluar. Begitu Alesya keluar dia akan langsung menariknya dan membawanya keruangan yang dipesan oleh Eilaria. Senyum Emmet merekah saat melihat Alesya keluar tanpa menyadari keberadaannya. "Kyak!" teriak Alesya saat ada seseorang menarik tangannya kasar. "Sayang? Kenapa?!" Kai panik setelah mendengar Alesya berteriak se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN