"Kamu mandi dulu aja," ucap Kai lembut. Lalu dia menunjukkan letak kamar mandi yang dapat dipakai oleh Alesya. Memberikan baju kaos miliknya pada Alesya, sembari menunggu pakaian yang dikirim oleh Mia sampai. "Hem," ucapnya tidak bersemangat. Sejujurnya, Alesya masih memikirkan kejadian tadi. Kejadian tersebut masih terpatri begitu dalam didalam ingatannya. Dia merasa jijik dengan dirinya yang disentuh sembarangan oleh Emmet, bahkan Emmet memasukkan kepunyaan kedalam mulutnya. Menjijikkan! Alesya menyalakan shower dan langsung mengguyur seluruh tubuhnya dengan air dingin, tanpa melepaskan pakaiannya. Dia merasa begitu jijik dengan dirinya, dia menangis dan hanya bisa menangis dengan terus mengingat kejadian yang menimpanya tadi. Alesya menggosok-gosok tubuhnya dengan kasar, berharap semu

