9. Potongan Mimpi

1550 Kata

Aku selalu dihantui oleh mimpi-mimpi mengerikan tentang kejadian aku dan Melani yang sampai saati ini belum kuyakin kebenarannya. Sepertinya aku harus bertemu Melani. Aku harus menanyakan langsung apa yang terjadi malam itu. Aku tak ingin dihantui perasaan bersalah akan sesuatu yang tak kulakukan. Dan, kalau aku benar melakukannya, kukembalikan kepada Melani, ia ingin aku bagaimana.             Pulang kuliah, pukul 7 malam, aku tidak langsung naik ke unitku, tapi mampir ke lantai tempat unit Akmal dan Melani, sudah sebulan aku menghindari lantai ini, sebulan juga Akmal maupun Melani menghindariku jika kami berpapasan di kampus.             Kuketuk pintu berwarna putih yang tertempel nomor 25 ini. Tak lama pintu di buka, Akmal berdiri di hadapanku, wajahnya sudah terlihat santai dibanding

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN