21. Pak Andi

2571 Kata

            Aku pulang ke Bali begitu ada sedikit waktu luang.             Aku ingin memastikan Yurika baik-baik saja. Aku gak mau kalau dia sampai kenapa-kenapa karena aku. Akmal gak boleh macem-macemin Yuri! Atau siapapun. Pokoknya jangan adikku!             Menemui Papa di Syltha, aku langsung masuk ke ruangannya setelah mengetuk pintu dan terdengar seruan masuk. Ada orang lain di dalam ruangan, sepertinya Papa lagi bahas kerjaan.             "Eh, Ara? Tunggu sebentar ya Nak. Papa bahas ini dulu bentar." ucap Papa ketika aku masuk.             Aku mengangguk, kemudian menepi sebentar dan duduk di sofa. Mengabari Mama kalau aku sudah di Bali, dan lagi mampir ke kantornya Papa.             Sekian menit Papa membahas berbagai macam serba-serbi hotel, dua orang yang tadi jadi lawan bic

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN