19. Pindah

1247 Kata

"Melani baik yaa Kak!" ujar Yuri ketika kami sedang berjalan kembali ke apartment.             Aku hanya mengangguk, masih belum ada titik terang aku dan Melani akan bagaimana, Melani menerima kami, mau kami ada di apartmennya, bermain dengan Dasima, tapi... tidak ada kejelasan apakah ia akan menerimaku, apakah ia akan mengatakan kepada Dasima kalau aku adalah ayahnya sebelum Dasima mengerti dan bertanya? Aku benar-benar tidak tahu.             "Kebayang gak kalo Lala dateng ke rumah Nini di Bali? Semua pasti ngerasa kaya aku, punya mainan baru. Nini pasti seneng banget, ada anak kecil lagi di rumah." Yurika mengoceh selama perjalanan sementara pikiranku berkelana ke Melani, memikirkan bagaimana ini akan berakhir.             Aku sudah meminta nomor Melani, jadi kami bisa berhubungan, b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN