Langit sedang tidak bersahabat hari ini, mungkin juga sama dengan perasaan Lelaki tampan yang sedang merindu. 'Kenya kau dimana, apa kau sakit, aku sangat merindukan mu' batin Iraz terasa sesak saat teringat wanita itu. "Haiii bro... mendung banget muka Lo, bentar lagi langit hujan nih" Ibal menepuk bahu iraz kasar. "Lagi boring bro, butuh hiburan..." "Yukz nanti malem ikut gw ke club' gimana" tandas Angga "Ah gak ah, bukan itu yang gw mau" Iraz menepis ajakan Angga "Ngerasain dulu raz, baru coment" Dendi menimpali, matanya berkedip ke arah Iraz. "Udah jangan kalian meracuni Iraz, ayo kita makan aja raz, gw yang traktir hari ini" ibal merangkul Iraz dan pergi mendahului langkah Dendi dan ibal. "Hahaha s****n Lo bro, tunggu gw ikut" mereka tertawa mengejar langkah kaki ibal dan Iraz.

