Firdaus sakit kepala, dia benar-benar khawatir akan terjadi sesuatu. Tapi dia sangat paham sikap Jamilah yang tidak menuruti perkataan orang. Setelah banyak pertimbangan, permasalahan ini harus ditangani sebelum pemeriksaan besok, tetapi bagaimana? Namun, memikirkan cara agar tidak ketahuan, dia menjadi semakin bingung. Untuk mempermudah bepergian, Firdaus pergi ke kantor dan mengendarai mobilnya. Selama itu, dia menerima telepon dari Zairawati. Jamilah mengadu kepadanya, walaupun Zairawati yakin Firdaus tidak bermaksud buruk, tetapi dia mengingatkannya agar tidak lagi membuat ibunya kesal. Firdaus setuju, sekalian menanyakan keberadaannya, dan mengetahui bahwa dia sedang mengambil barang-barangnya di PT. Yastoyo, lalu Firdaus pergi ke sana. Memikirkan rencananya

