♡Bagian 43♡

2370 Kata

"Bu, sini Bapak mau ngomong." ujar Arif menyuruh istrinya yang sedang menyiram tanaman di halaman rumah untuk menghampirinya dirinya yang sedang duduk di kursi rotan. "Apa Mas?" tanya Indah yang sudah duduk disamping suaminya. "Bu, bayangin deh. Senyum bahagia anak-anak kita, senyum bahagianya Lisa, Syifa bayangin aja dulu. " Indah benar-benar membayangkan apa yang suaminya ucapkan. "Gimana Bu rasanya?" "Ya seneng toh Pak. Masa Ibu ndak seneng liat anak-anak Ibu bahagia." Arif tersenyum, lalu menghadapkan wajahnya ke atas langit, "Udah berapa lama ya Bu kita ngga liat senyum bahagianya Syifa?" Sontak Indah menatap suaminya dari samping, "Maksud Bapak?" Arif ikut menolehkan kepalanya, dia mengulurkan tangannya guna mengelus pipi sang istri, "Dari dulu kita selalu maksain Syifa buat s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN