"Aaagghh.. Kenyang." gumam Afra seraya mengelus perutnya yang mengembung sedikit. "Alhamdulillah Fra," sindir Putri yang hanya ditanggapi cengiran oleh Afra, "Maaf ya Syif, malu-maluin banget bocahnya." ujar Putri kepada Syifa. Masalahanya sekarang mereka masih dikediaman Dwiki, bukan di rumah salah satu dari mereka. Syifa hanya bisa menggelengkan kelakuan sahabatnya yang satu itu, tidak heran jika Afra seperti itu, "Ngga heran Put kalo dia begitu. Gue heran malah kalo dia jadi kalem." sahut Syifa dengan santainya. Mereka memang habis makan, dibelikan oleh yang punya rumah. Padahal Syifa tidak meminta, tapi Dwiki datang-datang langsung memberikan ponselnya kepada Syifa dan menyuruh wanita itu untuk memesan makanan. "Doi mana Syif?" tanya Putri yang dari tadi sehabis sang empu rumah men

