46 Jill yang masih terpejam, samar-samar dapat mendengar suara ketukan di pintu kamarnya berulang kali. Sekaligus sebuah suara yang terus menerus memanggil-manggil untuk membangunkannya. "Kak Jill! bangun! Nanti keburu telat! KAK JILL!!" teriak Gavin dari luar kamar Jillian, sembari terus menerus mengetuk pintu berulang kali. Pasalnya saat ini Gavin sudah terlihat rapi dengan mengenakan baju seragamnya, sementara kakaknya sampai saat ini masih saja sulit untuk ia bangunkan. "Kak! Buruan bangun! Gue nggak mau ya, telat masuk sekolah gara-gara kakak!" Jill yang masih memejam rapat akhirnya menyahut malas dengan suara serak khas bangun tidurnya. "Iya, gue udah bangun nih. berisik banget sih." Tubuh Jill menggeliat gusar. Tapi bukannya segera bangun, gadis itu justru malah mencari posisi t

