Ayana memandang penuh tanya ke arah Seavey. Dia masih tidak mengerti, mengapa pria itu membawanya ke Museum Anak usai menghadiri pemakaman Edward Smith. Yang Ayana tahu, Seavey sedang berduka tetapi tak ingin menampakkan rasa sedihnya kepada siapa pun termasuk kepada dirinya. Lalu apa hubungannya berduka dengan Museum Anak? Seavey bisa ke klub jika mau. "Kenapa kita ke sini?" Ayana bertanya sambil memandang serius ke arah Seavey. "Aku juga tidak tahu mengapa. Hatiku membawaku ke tempat ini." jawab Seavey. Pandangan mata pria itu masih fokus menatap ke arah depannya. Antara ingin dan tidak ingin masuk ke dalam Museum. Seavey menghela napas. "Aku baik-baik saja. Kau tidak perlu cemaskan aku. Aku hanya perlu melihat Museum ini sebentar." Seavey memegang tangan Ayana. Hendak meninggalkan Mus

