Diperkosa Cewek

970 Kata

Dia mulai tak paham dengan dunia yang seolah sudah sinting ini, sebuah dunia yang tampaknya tak memihak pada orang-orang waras. Atul cemas. Dia duduk di samping ranjang Icha di ruang UKS sambil menggenggam erat tangan-tangan lemas tak berdaya itu. Dia menyesal karena terlalu mengkiaskan kata buka di depan Adly tadi. Lagipula, dia juga tidak tahu kalau Icha tiba-tiba muncul dari belakang. Menurutnya Adly juga patut disalahkan dalam masalah ini. "Cha, bangun, dong, Cha!" Rengek Atul sambil mengelus-eluskan punggung tangan Icha ke permukaan pipinya. "Maafin gue, Cha, gue nggak sengaja ngomong kayak tadi. Gue sama Adly nggak ada hubungan apa-apa, kok. Mana mau gue sama cowok yang mukanya culun purba kayak dia itu." Telinga Adly berdiri. Posisinya saat ini sedang berdiri di samping ranjang I

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN