Waktu Icha tiba di rumah sakit dalam keadaan masih memakai seragam sekolah, tantenya sudah siuman. Namun cuma ada omnya di situ. Mama dan papanya entah kenapa. Meski Icha tak terlalu memikirkan, tetap saja dia menanyakan keberadaan mereka. "Mama sama Papa, kok, nggak ada, Om? Eh Tante udah siuman, ya!" Senyum Icha membuat suami Wati itu senang karena ada yang menjenguk, lebih tepatnya senang karena sebentar lagi akan ada orang yang gantian menjaga istrinya. Sebenarnya pekerjaan di kantor hari ini sangat menumpuk. Memang seperti itulah tugas seorang akuntan di akhir bulan, membuat laporan keuangan tutup buku. "Eh Icha datang, toh. Om kira Icha nggak izin sekolah. Mama sama Papamu baru aja pergi. Katanya mau pulang sebentar. Ada urusan. Yah, biasa kangen-kangenan gitu. Maklum lama nggak

