“Eh, udah waras, Mbak?” tanya Kaila begitu melihat sosok sahabatnya itu datang dengan wajah natural tanpa make up. Padahal, begitu saja Fuji tetap terlihat cantik. Bahkan, semua orang yang melihatnya terkagum-kagum dengan kulit wajahnya yang terawat. “Gini dong, baru enak lihatnya. Nggak kayak tadi, kayak titisan dewi ular.” Aska tersenyum tipis. “Lo lihat pak Aska nggak?” “Barusan masuk kantor. Eh, lo tahu nggak, Ji.” “Nggak.” “Belum selesai ngomong juga.” Kaila mencebikkan bibir. “Lo tahu nggak, kemarin pak Aska posting foto selfie-nya di IG! ” lanjut Kaila sambil lompat-lompat kayak cacing kepanasan. “Omaigat, gue nggak nyangka kalau ternyata pak Aska bisa senarsis itu, gilak! Dan gue yakin pasti kali ini lo bilang dia ganteng! Soalnya, emang ganteng banget gituuuuu!” Aska mengerja

