“Kita mau ke mana?” tanya Aska setibanya mereka di tempat mobil Alden diparkir. “Kamu maunya ke mana?” Alden balik bertanya. “Kok malah nanya balik? Kalau nggak tahu mau pergi ke mana, ngapain ajak aku pergi?” kata Aska ketus. Alden cengengesan. “Hehe, ya udah, gimana kalau kita pergi nonton aja?” “Nonton apa?” Mungkin, kalau itu Fuji, dia akan langsung mengiyakan dengan semangat. “Kamu mau nonton apa?” Aska mendesah dalam hati. Ternyata, orang ini ngeselin juga, batinnya. “Terserah aja,” kata Aska, akhirnya mengeluarkan kata-kata sakti kaum hawa. “Tapi, kamu mau kan nonton sama aku?” “Mau kok.” “Kamu kenapa agak aneh, ya, Ji? Apa ini perasaanku aja, ya?” “Aneh gimana?” “Kamu nggak kayak biasanya.” “Emang biasanya gimana?” Alden terkekeh. “Enggak kok. Ya udah, yuk, pergi se

