Chan merangkul Yuri dan menciumnya penuh gairah begitu tiba di dalam unit apartemen miliknya. Dia tidak bisa menahan rasa rindunya berpisah dengan Yuri meski hanya semalam. “Chan… Aaah… Hhhh… Hhhhh…” desah Yuri terengah-engah. Ciuman Chan begitu b*******h sehingga Yuri terengah-engah kehabisan napas. Lidah Chan yang menggelitik di dalam mulut Yuri begitu bernapsu dan menuntut, menunjukkan kerinduan Chan yang tidak tertahankan pada Yuri. Chan tidak mampu menunggu lebih lama lagi. Dia melucuti baju Yuri langsung di ruang tamu di apartemen miliknya. “Chan… Jangan… di sini…” desah Yuri berusaha menolak Chan melucuti pakaiannya. Namun tenaga Chan begitu besar sehingga Yuri tidak sanggup menolak. Tubuh Yuri bereaksi pada setiap belaian tangan Chan dan jilatan lidah Chan di

