PAGI hari Dennis sudah siap berada di apartemen Niana. Kali ini dia tak akan kalah start walau hari ini bukan jadwalnya untuk berkencan dengan Niana. Kak Juno yang pagi tadi membukakan pintu untuk Dennis saja sampai tertawa tak henti-henti melihat tingkah posesif Dennis kepada adiknya. Dennis sudah sangat rapi untuk mengikuti Niana dan Rey hari ini pergi. Sementara Niana yang akan dikencani oleh Rey saja masih tidur saat Dennis tiba. Saat ini Denn is tengah memasak nasi goreng untuk sarapan. Juno benar-benar merasa beruntung memiliki adik seperti Niana. Karena begitu banyak lelaki yang menginginkannya, namun Niana dengan tegas tak langsung jatuh kepelukkan laki-laki itu, dia malah dengan pandai membuat para lelaki berjuang untuk mendapatkannya. “Terima kasih, Dennis, untuk sarapannya. Ak

