Bagian Tujuh Puluh Tujuh

2712 Kata

Aldo duduk tenang di salah satu yang ada di ruang tamu. Matanya menatap Nana yang nampak gelisah di depannya. Dia tidak mengerti apa yang membuat Nana gelisah seperti itu. Aldo pun menutup mulutnya untuk tidak bertanya apa sebab Nana gelisah, dia menunggu Nana untuk bercerita sendiri. Nana menarik napasnya dalam. Dia mencari perkataan yang pas untuk memulai ceritanya. Dia tidak ingin salah bicara hingga membuat hati Aldo terluka. Karena walau bagaimana pun juga Aldo sudah banyak menolongnya dan selalu melindunginya. Nana sudah memutuskan untuk memberitahu Aldo bahwa dia memilih untuk memberikan kesempatan lagi untuk Bagas, karena dia yakin jika Bagas sungguh-sungguh ingin memperbaiki hubungan dengannya. “Al.” Panggil Nana pelan. Aldo menaikkan satu alisnya mendengar panggilan dari Nana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN