Bagian Empat Puluh Delapan

2631 Kata

Nana membuka matanya. Dia meminggirkan tangan Bagas yang berada di pinggangnya. Sejak dia memutuskan untuk kembali hidup bersama Bagas, rutinitasnya setiap pagi adalah melepaskan pelukan Bagas dari pinggangnya. Nana bangkit dari tidurannya. Masuk ke kamar mandi untuk mencuci muka dan mengambil air wudhu untuk menjalankan kewajibannya sebagai umat muslim. Dia keluar dari kamar mandi dan melihat Bagas yang sudah duduk di atas ranjang. Tangannya menutup mulutnya dan dia turun dari ranjang dengan tergesa-gesa. Nana yang tahu kalau suaminya akan muntah, segera menepi dari pintu kamar mandi. Akan menjadi masalah jika dia tetap berada di tengah pintu kamar mandi dan Bagas tidak sengaja menabraknya. Bisa saja dia terjatuh hingga mengakibatkan calon janinnya kenapa-kenapa. Nana keluar dari kamarn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN