Dua bulan telah berlalu. Kesedihan masih tak berkurang. Rasa sakit tak mau pergi bersama berlalunya waktu. Membawa kehancuran di hati pria tua yang menyaksikan keluarganya hancur. Kakek Kennedy menjalani hidupnya dengan menahan kesedihan yang tak berkesudahan ditambah beban yang seharusnya tak perlu ia pikirkan. Sekarang ia yang harus mengurusi semuanya, termasuk pekerjaan dan segala tanggung jawab yang dulu dipegang oleh Evan. Dia tidak bisa membiarkan orang lain memegang posisi CEO dalam jangka waktu yang lama. Ada kekhawatiran jika CEO yang bukan dari keluarga Kennedy akan memanipulasi semuanya sehingga menguasai saham perusahaan keluarga Kennedy dan menyingkirkan mereka dari pemilik utama perusahaan. Akhirnya, di usianya yang tua ---seharusnya ia menikamti hari tua dengan cucu tanpa

