Jonathan menatap tajam pria di hadapannya ini. Ia tidak menduga anaknya bisa memiliki takdir yang sangat menyedihkan. Mengingat kejadian beberapa belas tahun silam masih membuat luka itu muncul kembali di permukaan. Padahal sudah bertahun-tahun ia ingin melupakan kejadian mengenaskan itu. Jika ia tidak bisa mengontrol emosinya sudah sejak dahulu makhluk yang dikira terlalu suci di alam ini habis dibantainya. Ya kaum manusia. Ia muak akan manusia yang terlalu serakah. Dan jika saja ia tidak ingat akan moongoddes akan keseimbangan alam semesta ini dan patuh akan Tuhannya. “Reject dia, Nick!” Perintah. Ya itu perintah yang harus dilaksanakan oleh semua orang yang berurusan dengan Jonathan meskipun perintah yang membahayakan nyawanya sendiri. “Kenapa aku harus menolaknya, Ayah?” Nick

