Lea mencoba membuka matanya dan merasakan sesuatu benda yang melilit kedua kaki dan tangannya. Matanya terbelalak melihat benda itu berbentuk seperti akar pohon yang muncul dari lantai dan mendekati membelit sedikit demi sedikit tubuhnya. Bahkan ranjang yang sedang ia tempati saat ini sudah hampir penuh akan benda keras dan berwarna coklat itu. Ia ingin berteriak tapi mulutnya seakan terkunci. Ia hanya bisa melihat dan mendengarkan suara. Ia masih ingat ruangan ini, ruangan yang ia tempati saat terakhir ia memejamkan mata. Ya ruang kamar Nick. Ke mana pria itu. Apa dengan cara ini Nick akan membunuhnya. Lea tersentak saat akar pohon itu sudah menjalar hingga bagian perut Lea dan semakin menjalar menutupi tubuhnya. Ia hanya bisa menangis dan menutup rapat kedua matanya. Berdoa agar ji

