Saat di dalam mobil, Asyila pun memikirkan kata yang akan dia katakan pada Gibran tentang kedatangannya yang tiba-tiba dan mengejutkannya. Namun saat melihat tatapan Gibran yang sepertinya acuh dengan kedatangannya membuat Asyila bimbang dan ingin mengurungkan niatnya. “ Maaf kalau tadi di acara buat kamu ngga nyaman.” Ucap Gibran tanpa memandang kearah Asyila. Mendengar Gibran membuka obrolan akhirnya dia pun berani mengatakannya juga. “ Ngga apa-apa kok kak, Justru Asyila yang minta maaf karena datang ke acara kak Gibran tiba-tiba dan ngga ngasih tahu dulu. Asyila tadinya ngga tahu kalau niat papa nyuruh Asyila ke Jakarta untuk datang ke acara kakak. Papa yang nyuruh Asyila buat datang kak, sekali lagi Asyila minta maaf ya kak.” Balas Asyila. “ Ngga apa-apa kok, justru aku yang mint

