Asyila di kamar terus menunggu Gibran yang belum juga kembali dari ruang kerja papanya. Tapi karena penasaran akhirnya Asyila pun mencoba menunggu di bawah, namun ketika dia turun dari tangga, langkahnya langsung terhenti ketika melihat Gibran keluar dari ruangan papanya dan langsung keluar dari rumah. Tanpa berpikir panjang, Asyila pun langsung menyusul suaminya yang terlihat begitu emosi. “ Mas… mas Gibran.” Panggil Asyila namun, Gibran tidak menghiraukannya sama sekali. Dia tetap berjalan keluar. Asyila pun semakin khawatir ketika melihat Gibran menaiki mobilnya. “ Mas Gibran tunggu, kamu mau kemana. Mas.” Panggil Asyila yang akhirnya berhasil mencegah langkah Gibran. “ Kamu ngga perlu tahu aku mau pergi kemana.” Jawab Gibran yang membuat Asyila kesal namun masih bisa dia tahan. “

