Saat Gibran masih terpaku, sikap Asyila yang langsung menggandeng sambil meletakkan kepalanya di bahu Gibran membuatnya tersadar. Gibran yang merasa tidak nyaman pun mencoba melepaskannya, namun Asyila tetap saja melakukannya kembali. “ Syil, ini di kantor.” Ucapnya saat Asyila masih juga memeluk tangannya. “ Memangnya kenapa mas kalau di kantor, mereka semua kan sudah tahu kalau kita ini suami isteri. Jadi wajar aja dong kalau kita mesra begini. Apalagi kita ini masih jadi pengantin baru.” Jawab Asyila. “ Tapi aku ngga biasa melakukan hal begini di depan umum Syil. Aku harus tetap professional dong.” Balas Gibran. “ Mas, hari ini kamu masih cuti dan ngga bekerja. Jadi, jangan berlebihan deh. Ingat dong kamu, udah janji mau mengabulkan semua permintaan Asyila hari ini.” Balas Asyila

