Bab 43. Brand new day begin.

3403 Kata

Kala semesta mulai menyapa, Naira juga sudah bangkit dari kasur empuknya, menyibak hordeng kamar. Wajahnya seketika terasa hangat, oleh sapaan mentari yang tersenyum dari ufuk timur. Secerah senyuman gadis mungil itu. Sambil menepuk lembut kedua belah sisi wajahnya. “Good morning Naira.” ucapnya pada diri sendiri Setelah itu, Naira lantas melakukan ritual paginya. Mandi dan sarapan. Sebelum bell unitnya dibunyikan oleh Adam, yang akan mengajaknya berangkat bareng ke rumah sakit. … Naira lega akhirnya sudah bisa kembali bekerja, dan disambut dengan gembiranya oleh Belly dan Pak Rustam. Jujur Naira kangen sekali sama kesibukannya di kantor kecil itu. “Kamu tau nggak sih, ruangan ini terasa sepi tanpa kamu. Mau nengokin kamu di bangsal eh gak dibolehin sama si doi!” Celetuk Belly yang ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN