Bab 44. BBQ pemersatu.

3520 Kata

Pagi-pagi sekali, Hariz Rizman kedatangan tamu, dan tamunya adalah calon mantu kesayangannya dokter Adam Collin Miller. “Kamu sudah sarapan nak Adam?” tanya Hariz setelah mempersilahkan tamunya duduk pada sofa ruangan tamu. “Sudah Om, usai sarapan Adam langsung saja kemari. Semoga tidak mengganggu ya om.” Bicara Adam yang merasa serba salah karena datangnya pagi-pagi sekali. “Papa, Kak Nath..-” Naira yang baru saja tiba di lantai dasar rumahnya kaget, melihat Adam yang sudah duduk diruangan tamu bareng papanya. “Loh Nai, belum mandi sayang?” Hariz bertanya setelah melihat Naira yang hanya mengenakan piyama tidur katunnya. Untung rambutnya sudah tersisir rapi. Kalau enggak pasti memalukan sekali, apalagi ada Adam di situ. Naira jadi salah tingkah, aslinya gadis itu sudah lama bangunnn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN