"FELIX, SADARLAH!!" Dave membentaknya. Harus ada yang mengembalikan kewarasan pria itu, walau Dave tahu itu sesuatu yang sulit. Hanya Hazel yang mampu menenangkannya. "Dave, kau juga mempercayai apa yang dikatakan Dokter sialan itu?" Felix menangis. Hatinya hancur tidak bersisa. "Kau melukaiku jika begini, Dave. Kumohon, siapa pun, seseorang, tolong selamatkan Hazelku." Felix meluruh ke lantai dengan kapala tertunduk. Sean menghampirinya dan membatunya untuk berdiri, menopang tubuh kekar tidak berdaya itu agar tetap berpijak pada lantai, "Hei, Hazel. Apa kau sedang bergurau? Lihatlah priamu ini. Dia sangat hancur dan kacau. Semua yang ada di sana tidak bisa berbuat apa-apa. Disamping mengkondisikan hati mereka yang kehilangan Hazel. Mereka juga perlu menyadarkan dan mengembalikan akal

