Morgan pergi dari kantor polisi, tetapi tidak pulang ke rumahnya. Morgan membawa dirinya ke tempat kejadian. Tiang listrik yang ditabrak si pelaku masih bengkok, tempat tubuh keluarganya tergeletak masih digarisi kapur. Hari di mana tubuh keluarganya ditabrak hujan turun lebat. Jalanan tempat kejadian tidak ramai, tetapi tak juga lenggang. Ada sebuah toko pernak-pernik untuk hadiah dan sebuah warung kaki lima. Apa hari itu di sini ramai? Morgan bertanya-tanya dalam hati dan berjongkok di tepi jalan menatap garis kapur penanda tubuh. Kalau aku tanya apa mereka mau menjawabnya? Walau dia memiliki niat untuk melakukan semua itu, tetapi Morgan menunggu lama sampai mendekati warung kaki lima yang tampak sepi. “Mau beli apa?” Lelaki tua yang menjaga warung bertanya. Tampangnya yang kurang

