Kotak Rahasia Papa 2

1082 Kata

Gema tak melepaskan tangan Sarah bahkan setelah mereka keluar dari kamar rawat. Pria tersebut membawanya jauh sampai ke pintu darurat yang sepi dan baru melapaskan genggaman tangannya. “Ada apa Gema?” tanya Sarah penasaran. Gema sudah sering melihat perlakuan kasar Mahesa pada Sarah. Sampai saat ini ia mampu bertahan dan sama sekali tidak berusaha masuk dan menjadi penengah. Mungkin Gema berpikir belum saatnya membantu Sarah keluar dari situasi tersebut. “Kamu tidak harus menunggui papamu di rumah sakit,” kata Gema. Sarah tersenyum. “Kamu khawatir?” Memang benar tak harus keluarga menunggui pasien VVIP di sini. Perawat yang berjaga hampir melakulan semua hal pada pasien yang dirawat. Hanya saja, sarah memiliki kewajiban batin untuk melakukannya. Ia merasa menjadi anak durhaka saat t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN