Sekali lagi Flo berputar di depan cermin. Ia yakin rasanya pakaian sudah manis dan rapi. Akan tetapi, perasaannya mengatakan masih saja ada yang kurang. Sampai sekarang ia masih bertanya-tanya hal apa yang masih terasa kurang itu. “Apa ada acara yang kulupakan?” Morgan masuk ke kamar setelah mengetuk pintu dan Flo mempersilakannya masuk. Di tangannya ada ponsel dan juga map. Ia memandang keheranan pada Flo yang sudah tampak rapi. Ia yakin tidak ada janji dengan tunangannya hari ini. Banyak hal yang harus diurus terkait cabang perusahaan. “Tidak. Aku sedang bersiap kencan dengan orang lain,” jawab Flo. Ia memoles sedikit lagi lipstick berwarna natural dan mengatakan dalam hati betapa sempurna penampilannya kini. Morgan mengangkat bahu. Ia sama sekali tidak peduli. Lagi pula bagus jika

