“Jadi kamu tidak mau mengatakan padaku apa yang sebenarnya terjadi?” Gema kembali menerima gelengan kepala yang membuatnya frustrasi. Ia menatap Flo dan sudah mendapat gelengan berkali-kali. Ia menghela napas dan duduk di samping Sarah. Flo sudah beranjak menjauh sedari tadi dan sibuk dengan ponselnya. Gema bisa menangkap kalau gadis itu menelepon Morgan dan minta dijemput. “Kamu akan menceritakan padaku saat sudah siap, bukan?” tanya Gema. Sarah tampak berpikir sebelum kemudian dengan terpaksa mengangguk. Sebab Gema tidak akan membiarkan penolakan yang terus menerus diterimanya begitu saja. Ia tidak mau menjadi pihak yang tak tahu apa-apa. “Mama akan baik-baik saja, kan, Gema? Sudah lama Mama di dalam.” Gema tahu kalau Sarah hanya ingin melarikan diri saja. Namun, ia mengangguk juga

