Katakan Cinta

1212 Kata

Sarah memijat-mijat dahinya yang berdenyut sakit. Malam berjalan menyebalkan untuknya. Selain mendapatkan mimpi buruk, malam tadi Mahesa mengamuk menganggu tidurnya. Pagi ini juga seperti itu. Bukannya makan dengan tenang, Mahesa malah melemparkan gelas ke lantai dan berteria-teriak memprotes sesuatu. Sarah terpaksa mengungsikan Blair ke dalam kamar terlebih dahulu. “Untuk sementara Papa harus diet ketat dulu,” jelas Sarah, berharap orang tua lelakinya paham. Namun, bukannya paham Mahesa malah makin meradang. “Kamu hanya ingin menyiksaku, kan?” serunya tak terima. Diraihnya lagi gelas oleh Mahesa dan dilemparkan kembali ke lantai. Sarah meminta Bi Sum untuk menyimpan semua pecah belah di dekat Mahesa. Ia tak mau benda-benda tajam tersebut melukai siapapun nantinya. “Lihat! Kamu me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN