Sore Itu

1515 Kata

Lovi menatap takjub ke seluruh bagian rumah itu. Apa yang Adrian katakan benar adanya. Keadaan rumah itu masih sama seperti sebelumnya. Semua tampak tertata rapi di tempatnya. Tak ada bedanya ketika ia meninggalkan tempat yang penuh kenangan itu. Hanya saja rumah itu kini lebih nyaman dan aman untuk di tempati. Semuanya berkat suaminya. Lagi, pria itu semakin membuat ia jatuh hati sedalam-dalamnya. Gadis itu segera meletakkan seluruh barang yang ia bawa. Ia harus mandi, tubuhnya yang kotor setelah kehujanan semalaman semakin kotor karena perjalanan panjangnya. Ia lantas membersihkan diri di kamar mandi tanpa harus menimba air lagi. Ada air yang tersedia dengan begitu mudah dan praktis. Drrtt drrt. Ponsel milik Lovi bergetar untuk pertama kalinya saat gadis itu mengusap rambutnya yang ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN