
Saat dia datang memberi harapan, aku tidak siap akan cinta. Saat dia datang dengan sejuta janji manis dalam omongannya, aku tidak siap akan rasa sayang. Lama-kelamaan, dia meyakinkanku untuk memulai bersamanya, aku percaya padanya dan menyerahkan seluruh hidupku untuknya. Tapi apa yang ku terima? Tanpa alasan, dia berubah. Tanpa alasan, dia pergi meninggalkan ku dalam kesendirian. Tanpa alasan, dia membawa setengah dari diriku yang ada padanya. Inilah yang ku takutkan.. pada kenyataannya, aku kehilanganmu juga.⚠️Perpaduan Fiksi dan Kisah Nyata⚠️⚠️Nama dalam cerita sudah diganti tetapi ada satu nama yang tidak akan diganti⚠️⚠️Plagiaters harap menjauh, karna menulis cerita ini saat patah hati cukup menguras emosi⚠️
