Bab 38

1225 Kata

‘Cih ngapain juga aku masukin lamaran ke tempat dia? Udah di rumah ketemu ni orang, masa iya cari kerja yang ada dianya juga? Hii … ogaah …,’ batin Rara menanggapi ucapan Rey barusan. Mimik wajahnya pun terlihat mencibir tanpa sadar. Sedangkan Rey yang dari tadi menunggu jawaban dari Rara kini berusaha memanggil wanita di sampingnya kembali. “Ra? Kamu itu dengerin aku nggak sih?” tanyanya dengan nada yang mulai meninggi, hampir kehilangan kesabaran. “Iya denger,” jawab Rara singkat tanpa menoleh ke arah Rey. “Ya terus? Kenapa nggak jawab? Kamu paham nggak yang aku omongin tadi?” “Rey. Kalau kamu nggak ngerasa bersalah sama aku, mending kamu diem aja deh. Males aku ngomong sama kamu. Lagian kamu nggak usah sok baik sama aku. Aku tau kamu kayak gini biar nggak kena omel sama Mami kamu, t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN