28. Ciuman?

2109 Kata

Alesha sudah terbangun dari tidur panjangnya setelah pingsan beberapa jam yang lalu, dia menangis sesegukan meratapi nasibnya melihat kejadian mengerikan tadi. Devano benar-benar kejam, dia tidak memaafkan orang lain yang terlanjur berbuat salah. Hidupnya selalu tentang pembalasan nyawa dibayar nyawa, rasa manusiawinya telah lenyap entah ke mana. Alesha takut, dia terus memikirkan kejadian itu sampai rasanya tidak bisa bernapas. Kenapa suaminya bisa memiliki sikap keras dan tanpa ampun begini? Devano bukan Tuhan, tapi pria itu seolah berkuasa atas manusia lainnya. Apa yang Devano percayai hingga berani sekali membalas semuanya bahkan lebih kejam dari Sang Pencipta menghukum hambanya? Masih menangis, Alesha memikirkan keluarga si pria yang sudah lenyap tadi. Bagaimana anak dan istrinya di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN