Setelah menjalani operasi, Devano dibawa ke ruangan khusus yang Endric persiapkan. Beberapa alat terpasang ditubuhnya agar membantu lebih cepat penyembuhan. Syukurlah operasi kemarin berlangsung lancar, peluru yang bersarang di betisnya berhasil dikeluarkan oleh tim medis. Hingga siang hari ini, Devano belum sadarkan diri. Padahal operasi sudah beres sore kemarin. Dokter tidak dapat memastikan kapan pria itu sadarkan diri--sebab keadaannya sejak semalam benar-benar lemah, semua kembali bagaimana respon tubuh Devano dan Tuhan yang berkehendak. Endric berjaga di luar ruangan Devano, mengawasi keadaan daerah sekitar sana agar tidak terjadi kegaduhan lagi. Dia mengantongi dua pistol, untuk berjaga-jaga saja. Kemarin dia terlalu lama berada di stasiun untuk mengecek data keberangkatan, hanya

