"Jadi malam ini kamu di kantor?" tanya Evelyn di ujung telepon. "Ya. Aku harus memastikan semua pekerjaan tuntas." Adrian sibuk menelitidatabase yang ada di layar komputer. "Baiklah. Kalau gitu, aku akan menghadiri pesta sendiri." "Ya, ya. Lakukan sesukamu. Sekarang aku sangat sibuk." "Okey. See you, Dear." Sambungan telepon pun terputus. Adrian meletakkan ponselnya di meja tanpa ekspresi. Matanya kembali fokus menelusuri data yang berbaris rapi di layar. Tangannya mengetik cepat, sesekali mengernyit saat menemukan kejanggalan dalam laporan keuangan bulan lalu. Sementara itu, suasana kantor sudah sepi. Hanya lampu di ruangannya yang masih menyala. Di luar jendela, kota mulai larut dalam cahaya malam. Tapi Adrian tak peduli. Ia lebih tertarik pada angka-angka yang tak sesuai ini. Ada

