Keesokan paginya… Di dalam mansion Sinclair, suasana sibuk menyambut konferensi pers mendatang. Daisy mondar-mandir di lorong utama bersama Evelyn—yang kini resmi menjadi asistennya. Evelyn tahu betul, cara mendapatkan tempat dalam lingkaran dalam keluarga Boaler adalah dengan menjilat orang yang tepat. Dan Daisy adalah pintu masuk termudah menuju kekuasaan. “Anda sangat cocok mendampingi Leonard, Nona Daisy,” bisik Evelyn, sembari menyodorkan tablet berisi agenda hari ini. “Mereka semua tahu Anda punya kecerdasan dan ketegasan yang tak dimiliki wanita lain.” Daisy menyeringai. “Kau tahu persis cara bicara pada orang penting, Evelyn.” “Tentu saja,” Evelyn membenarkan posisi kacamatanya. “Dan aku juga tahu... Nadine bukan tandinganmu. Dia cuma wanita biasa. Lulusan lokal. Bahkan, sekar

