11

1291 Kata

"Sudah bangun?" Mata Nadine yang terbuka sedikit, mendadak melebar. Ia pun terduduk meskipun rasa nyeri menderai perutnya. Ia mengedarkan pandangan. Dia berada di kamar yang sangat mewah dengan sosok pria yang berusaha ia lupakan. Leonard Sinclair! "Astaga! B-bagaimana-" "Kamu terkena gerd parah," jawab Leonard santai. Dia duduk di sofa dekat ranjang, mengenakan kemeja hitam yang digulung di bagian lengan. Meski terlihat santai, sorot matanya tetap tajam mengawasi setiap reaksi Nadine. Di tangannya ada secangkir teh herbal hangat, diletakkan di meja kecil di samping tempat tidur. “Kamu pingsan setelah keluar dari ballroom. Aku membawamu ke sini,” lanjutnya, nada suaranya tenang, seolah membawa wanita pingsan dari pesta mewah adalah hal biasa baginya. Nadine memegangi perutnya, nyeri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN