Bab 13

1145 Kata

Devan menghempas pantatnya di atas sofa. Ia sudah berada di apartemen Bara sejak sejam yang lalu, tetapi tuannya itu tak kunjung pulang. Pak Radit : Dev, bsok pagi datang ke apartemenku pukul 7. Ada kejutan! Devan kembali membaca pesan yang Bara kirimkan semalam. Pagi ini tepat pukul tujuh dia sudah berada di apartemen bos nya, tetapi sampai saat ini tak ada siapapun. "Apakah ini suprise yang Tuan Radit maksud? Ah! tapi tak mungkin. Tuan tidak akan melakukan hal unfaedah seperti ini!" batin Devan. Devan mengusap layar ponsel, sekali lagi ia mencoba menghubungi Bara. Namun, tetap tak terhubung. "Kemana Tuan Radit pergi?" tanya Devan dalam hati. Devan menatap ponsel lain yang tergeletak di atas meja. Menjadi hal yang aneh ketika Bara justru membawa ponsel penyamaran alih-alih ponsel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN