Skalla - 56

1802 Kata

Sasha, Lisa, dan Angel saat ini ada di kelas. Mereka gemetar ketakutan, apalagi Angel yang biasa tidak pernah bertingkah. Gadis itu menatap Sasha yang tadi di tugaskan untuk mengambil spanduk sekaligus kemarin memesan di percetakan. Kalau yang mendesain itu Lisa, karena dia yang punya skill. Sementara Angel bantu mikir kata-kata semangat untuk Letta yang mau bertanding. “Kok bisa sih lo nggak cek dulu pas di sana?” “Ya gue kira itu udah bener sama kayak yang kita pesan” Lisa masih diam, tatapan gadis itu tertuju pada jendela kelas. Sepertinya Lisa tengah memikirkan sesuatu, “Kayaknya ada yang sengaja mengkambing hitamkan kita” ujar Lisa dengan suara datar. “Pasti!” Sasha mengusap keringat di kening, sekilas lirikan Gevit tadi kembali muncul di ingatan gadis berkuncir kuda itu. “Mampu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN