Meracuni Reyna

1501 Kata

Di makam Susan, Abyan menghela napas, menatap gundukan tanah di depannya. Dalam hati, ia mengirimkan doa untuk Susan, wanita yang pernah singgah di hatinya. Setelah selesai, Abyan bersama asistennya, Hanif, kembali ke rumah sakit untuk menemui Reyna. Di kamar rawat, Reyna menatap Abyan dengan mata sembab. “Mama sudah dikuburkan, Mas?” tanyanya dengan suara serak. Abyan mengangguk, berjalan mendekat dan mengusap kepala Reyna. “Iya, Sayang. Mama kamu sudah tenang di sana.” Reyna memeluk Abyan erat. Ia terisak. "Makasih, Mas. Dan maafkan Mama kalau banyak salah sama Mas Abyan." Abyan membalas pelukan Reyna. "Sudahlah, Sayang. Bagaimanapun, Susan dia wanita yang pernah ada di hati Mas, dan Mas sudah memaafkan kesalahannya," ucap Abyan, mencoba tegar. Reyna melepaskan pelukannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN